Rp 18 T Dialokasikan Dana BOS dan Beasiswa, Bener Ga Yach?

Departemen Pendidikan Nasional pada tahun anggaran 2010 akan menitik beratkan bantuan kemiskinan dan beasiswa. Kepala bagian perencananan sekretariat Dikjen Dikdasmen Nono Aditya mengungkapkan, khusus tahun ini pemerintah menganggarakan Rp 18 triliun untuk dialokasikan BOS dan pemberian beasiswa.

Hal itu terungkap dalam workshop Dikdasmen se-kabupaten/kota serta provinsi yang diikuti sekitar 371 peserta terdiri dari Dewan Pendidikan provinsi, Dewan Pendidikan Kabupaten/kota serta Dinas Pendidikan.

”Kebijakan dari Departemen Nasional 2010-2014 akan mengedepankan program 5K yakni, ketersedian, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian,” ungkap Nono Aditya, Senin (1/3) di Safari Garden Hotel Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Saat ini tercatat seluruh siswa SD yang ada di Indonesia berjumlah 17,7 Juta, untuk siswa SMP 14 juta dan siswa SMA/SMK 7 juta siswa.

Workshop yang direncanakan berlangsung 3 hari itu akan membahas masalah program Ditjen Pembinaan SMA/SMK/SLB serta program dan kegiatan Ditjen MPDM.

Khusus untuk sertifikasi guru, saat ini pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 21 triliun.

Berkaitan dengan anggaran pendidikan melalaui APBN dibanding dengan anggaran 2001-2009 terjadi penurunan cukup besar, sementara inflasi terus meningkat. Dijelaskan oleh Nono tahun anggaran 2001 untuk bidang pendidikan mencapai Rp 36,6 triliun sementara pada tahun 2009 hanya Rp 29,9 triliun.

Dibagian lain dalam diskusi tersebut Sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Prof Ahmad Rofiq mengatakan, Jawa tengah saat ini telah mencanangkan sebagai provinsi prokasi. Perbandingan jumlah SMA dengan SMK di Jawa Tengah pada tahun 2009 sudah mendekati 70%:30%.

Bookmark and Share

Satu Tanggapan

  1. Saya sangat berterimakasih untuk perhatian departemen Pendidikan Nasional yang sudah mendukung dana BOS. Saya ingin bertanya tentang bagaimana cara kontroling tentang pemakaian dana BOS di tiap-tiap daerah yang sudah tersalurkan. Kedua kenapa informasi ini tidak disampaikan oleh sekolah terkait dana Bos kepada wali murid.
    Ketiga ; Mengapa di sekolah-sekolah masih memperlakukan biaya untuk pembelian buku penunjang yang lainnya, sedangkan kalau dilihat dari rata-rata siswa per siswa mendapatkan 100 rb katagori (SDN), apa memang gak cukup, itu tidak muingkin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: