Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2008

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Prioritas pembangunan daerah Kabupaten Magelang dan hasil yang sudah dicapai pada tahun 2008 adalah sebagai berikut:

1. Urusan Pendidikan

Dalam penyelenggaraan urusan pendidikan, dilaksanakan program pendidikan anak usia dini, wajar dikdas 9 tahun, pendidikan menengah, pendidikan non formal, dan peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.

Capaian kinerja urusan pendidikan dapat dilihat dari capaian indikator : Angka Putus Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM). APS menggambarkan banyaknya siswa yang putus sekolah (drop out) di setiap tingkat pendidikan. Semakin rendah angka APS menunjukkan semakin baiknya tingkat pendidikan masyarakat.

Pada tahun 2008 APS yang ada di setiap tingkatan pendidikan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2007. APS untuk tingkat SD/MI turun dari 0,20 % menjadi 0,17 %, untuk tingkat SLTP/ MTs turun dari 1,09 % menjadi 1,05 %, dan tingkat SMU/ SMK/ MA turun dari 1,08% menjadi 1,04 %.

APK di tingkat SD/MI turun dari 107,68 % menjadi 103,55 % yang disebabkan faktor adanya kebijakan regrouping sekolah yang siswanya sedikit, sedangkan APK tingkat SLTP/MTs naik dari 86,92 % menjadi 95,96 %, dan pada tingkat SMU/SMK/MA naik dari 32,18 % menjadi 46,42 %.

APM untuk tingkat SD/MI naik dari 92,40 % menjadi 98,14 %, untuk tingkat SLTP/ MTs naik dari 62,48 % menjadi 88,85 %, sedangkan untuk SMA/SMK/MA naik dari 24,85 % menjadi 34,81 %.

2. Urusan kesehatan

Program-program dalam urusan kesehatan adalah penyediaan obat dan perbekalan kesehatan, pengawasan obat dan makanan, pelayanan kesehatan masyarakat, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, perbaikan gizi masyarakat, penanggulangan dan pencegahan penyakit menular, pengembangan lingkungan sehat, dan jaring pengaman bidang kesehatan.

Angka rata-rata usia harapan hidup tahun 2008 tercatat 72,11 tahun sama dengan tahun 2007. Angka Kematian Bayi mengalami kenaikan dari 4,98 per seribu kelahiran hidup pada tahun 2007 menjadi 6,95. Kenaikan ini didisebabkan adanya kasus Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) karena asupan gizi yang rendah.

Pada tahun 2009 akan dilaksanakan “metode kanguru” kepada paramedis dan masyarakat untuk meminimalisasi permasalahan kematian bayi akibat BBLR. Angka kematian ibu melahirkan penurunan dari 59,82 per seratus ribu kelahiran hidup pada tahun 2007 menjadi 59,17.

Angka Kematian Balita, turun dari 0,84 per seribu balita pada tahun 2007, menjadi 0,05 per seribu balita pada tahun 2008. Temuan Penyakit Menular, pada penyakit demam berdarah mengalami kenaikan dari 193 kasus menjadi 2007 kasus, penyakit malaria naik dari 28 kasus menjadi 33 kasus sedangkan untuk penyakit TBC terjadi penurunan dari 225 kasus menjadi 208 kasus. Kasus Balita Gizi Buruk, turun dari sejumlah 143 kasus pada tahun 2007 menjadi 141 kasus pada tahun 2008.

Pada tahun 2008 pada bidang-bidang strategis urusan kesehatan capaian kinerjanya adalah sebagai berikut : Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan pada tahun 2008 tercatat 88.8 %, Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) mencapai 98.7 %. Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD 100 %.

Informasi Diatas sedikit gambaran tentang Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Magelang.Untuk Baca Selengkapnya Klik Disini >> Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2008

Semoga Bermanfaat …

Wassalamulaikum Wr. Wb.

~`Chapuz@MAN 1 Kota Magelang.al.ia`~


Bookmark and Share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: